Rekomendasi Obyek Wisata Dieng Wonosobo | Dieng Plateu ? Temukan informasi Dan Review Lengkapnya Di Sini

loading...
Sumber:pinterest
Dataran Tinggi Dieng atau di kenal juga dengan nama Dieng Plateu merupakan sebuah wilayah atau kawasan vulkanik aktif di provinsi Jawa Tengah. Secara teritorial kawasan dataran tinggi Dieng masuk kedalam wilayah pemerintahan dua kabupaten di Jawa Tengah yaitu Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Secara geografis dataran tinggi Dieng letaknya berada di sebelah barat Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Dataran tinggi Dieng sendiri berada pada ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut ( 2000 Mdpl ). Pada siang hari suhu udara berada di kisaran 12° Celcius - 20° Celcius. Sedangkan pada malam hari suhu udara berada di kisaran 6° Celcius - 10° Celcius. Suhu yang cukup dingin untuk sebuah wilayah yang berada di daerah Khatulistiwa. Pada rentang bulan Juli hingga bulan Agustus suhu udara bahkan bisa berada pada suhu 0° Celcius di pagi hari. Fenomena cuaca pada rentang bulan Juli dan Agustus tersebut tak ayal membuat dan memunculkan sebuah fenomena yang hanya terjadi di Dieng yakni terjadinya embun beku yang oleh masyarakat Dieng di sebut sebagai embun Upas ( Embun racun ). Fenomena tersebut menyebabkan gagalnya hasil pertanian karena embun upas tersebut menyebabkan kerusakan pada daun tanaman. Jadi bagi kamu yang ingin menyaksikan terjadinya fenomena embun upas tersebut kamu bisa berkunjung ke Dieng di antara bulan Juli - Agustus. 


Sumber:pinterest
Secara administratif pemerintahan, wilayah dataran tinggi Dieng berada di kecamatan Batur di bagian Dieng sebelah barat dan merupakan wilayah kabupaten Banjarnegara serta Kejajar bagian sebelah timur yang merupakan wilayah dari  Kabupaten Wonosobo. Karena letaknya yang sangat sulit di jangkau dan berada di ketinggian membuat Wilayah ini menjadi salah satu wilayah yang paling terpencil di Jawa Tengah.
Namun di balik itu semua wilayaghh dataran tinggi Dieng merupakan sebuah destinasi atau tujuan wisata yang sangat indah. Banyak spot yang bisa anda kunjungi di sini, karena selain pemandangan alamnya yang luar biasa indah, kawasan Dieng juga banyak menyimpan banyak bangunan bersejarah peninggalan agama Hindu di masa dinasti Syailendra seperti beberapa bangunan candi yang tetap kokoh berdiri sampai sekarang. Dengan letaknya yang berada pada ketinggian seperti itu membuat kawasan dataran tinggi Dieng di sebut sebagai Negeri di atas awan. 


Sumber:pinterest
Kalau kamu ingin menikmati indahnya saat matahari terbit, maka Dieng lah tempatnya. Kamu bisa menikmati keindahan sunrise tersebut dengan keluarga, teman, bahkan pacar sekalipun. Kenangan menikmati sunrise Sikunir takkan terlupakan.


sumber:pinterest

Dari sekian banyak obyek wisata di kawasan dataran tinggi Dieng (Dieng Plateu), setidaknya ada tujuh obyek wisata utama yang tidak boleh anda lewatkan karena ketujuh obyek wisata tersebut adalah simbol dari obyek wisata Dieng Plateu.

Ketujuh Obyek Wisata Wajib tersebut adalah sebagai berikut :

  • Telaga Warna
  • Candi Arjuna
  • Bukit Sikunir
  • Kawah Sikidang
  • Telaga Menjer 
  • Sumur Jalatunda
  • Gunung Prau

JALUR AKSES KE KAWASAN WISATA DATARAN TINGGI DIENG
Karena letaknya yang berada di dataran tinggi maka jalan akses menuju kearah obyek wisata Dieng boleh di katakan sangat menantang. Kenapa demikian ?Karena Jalur akses Wisata Menuju Dieng penuh dengan tanjakan tinggi dan juga turunan yang sangat curam. Di perlukan kendaraan yang sehat dan kondisi badan yang fit untuk bisa menuju kesana. Hal ini pernah saya alami sendiri dengan membawa mobil sendiri kesana. Jadi kamu perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar perjalanan kamu lancar nantinya.

Jalur akses ke arah wisata Dieng sendiri  bisa di tempuh dari berbagai arah perjalanan, setidaknya itu berdasarkan dari pengalaman saya mengunjungi kawasan wisata Dieng tersebut. Jalan atau jalur akses menuju kawasan dataran tinggi Dieng yang paling ramai dan paling sering dilalui serta menjadi pilihan favorit para wisatawan domestik maupun turis asing adalah melalui jalur akses melalui Kota Wonosobo. Bukan tanpa alasan jalur tersebut menjadi pilihan para wisatawan memilih jalur akses tersebut, di samping medan jalan yang relatif baik, kondisi jalan juga sangat baik. Ini tentu jika di bandingkan dengan jalur akses dari arah yang lain seperti dari arah pekalongan, Kali bening. Jalur dari arah ini luar biasa ekstrim, jika kamu tidak merasa yakin lebih baik jangan melewati jalur tersebut. Saya pernah mengalami sendiri mobil yang saya bawa hampir tergelincir karena turunan yang sangat curam dan jalan basah licin karena kabut.


Sumber:jalurpendaki.com

Berikut ini adalah beberapa rute jalan yang merupakan jalur akses wisata menuju  kawasan Dieng Jawa Tengah :

1. Jalur Akses Dari Kota Wonosobo Menuju Ke Kawasan Wisata Dieng

Jalur ini adalah merupakan jalur akses favorit bagi wisatawan untuk menuju ke  kawasan dataran tinggi Dieng. Jika  saya bandingkan dengan jalur akses jalan dari  kota Banjarnegara, jalur dari arah kota Wonosobo ini relatif lebih pendek jaraknya dan tentu saja lebih mudah untuk di lalui,  karena medan jalan yang harus dilalui tidak terlalu berliku-liku yang membahayakan. Dengan kondisi alam cukup ekstrim, maka satu-satunya jenis angkutan untuk menuju ke kota Wonosobo hanyalah melalui angkutan darat. Menurut sejarah sebenarnya pada waktu masa lalu pernah ada rute jalur kereta api jurusan ke kota Purwokerto,  namun sekarang ini tidak di fungsikan lagi dan hanya tinggal bekas rel-nya saja.

Walaupun kondisi medannya yang demikian, kondisi angkutan dan transportasi ke arah dan dari kota Wonosobo sendiri relatif ramai. Pilihan armada transportasi dari luar kota dapat kita pilih untuk mengantarkan kita hingga sampai di kawasan wisata dataran tinggi Dieng, misalnya menyewa bus atau kamu juga dapat memilih jenis jasa angkutan  biro wisata atau travel. Namun bila perjalanan kamu tidak mau terlalu pusing dan repot kamu dapat mencarter taksi langsung dari Semarang atau Yogyakarta untuk menuju ke kawasan wisata Dieng yang ingin kamu kunjungi. Tentunya kamu akan membayar ongkos lebih mahal untuk itu.

Satu hal yang harus kamu perhatikan adalah kesiapan mental ketika kamu mengendarai kendaraan sendiri misalnya mobil pribadi. Kondisi jalan yang relatif ramai, dengan tanjakan dan turunan tajam sangat menuntut konsentrasi kamu. Posisi jalan macet dan menanjak sangat membutuhkan kesiapan mental kamu. Kemampuan taktis untuk mengendarai mobil di kondisi medan seperti ini tentu sangat di butuhkan. 


Sumber:jalurpendaki.com

2. Jalur Akses Dari Kota Semarang (Ibu kota Provinsi Jawa Tengah) Menuju Kawasan Dieng.

Jika kamu berangkat dari terminal bus antar kota Terboyo di kota Semarang, banyak tersedia bus - bus yang melayani rute kota Semarang – kota Purwokerto  yang melewati kota Wonosobo. Jaraknya sendiri kurang lebih 120 km dengan waktu tempuh sekitar 3,5 jam. Rute yang dilewati oleh bus - bus tersebut adalah :


Dari Semarang => ke Ungaran => ke Bawen=> ke Ambarawa => ke Secang => ke Temanggung => ke Parakan  => ke Kertek => ke Wonosobo => ke Kejajar =>  sampai di kawasan Dieng.


Kalau kamu menggunakan kendaraan  mobil pribadi, kamu bisa mengambil rute melalui jalur akses Bandungan di kawasan Ungaran, dengan rute sebagai berikut :


Dari Semarang => ke Ungaran =>  ke Bandungan => ke Sumowono) =>  ke Ngadirejo => ke Jumprit => ke Tambi) =>  ke Kejajar => dan sampai di kawasan  Dieng.

3. Jalur Akses Dari Kota Surakarta (Solo) Menuju Ke Kawasan Dieng.

Tiidak banyak perusahaan otobus yang melayani rute di jalur ini, namun ada beberapa perusahaan otobus yang masih melayani trayek jalur akses ini.  Kita dapat dengan mudah untuk mendapatkan bus tersebut di terminal Tirtonadi kota Surakarta Solo, dengan rute jurusan kota  Solo - kota Purwokerto melewati kota Wonosobo. Jaraknya kurang lebih 180 km dengan waktu perjalanan kurang lebih 6 jam.  Rute bus tersebut  adalah sebagai berikut :

Dari Solo => ke Kartasura => ke Boyolali => ke Ampel => ke Salatiga => ke Bawen => ke Ambarawa => ke Secang => ke Temanggung => ke Parakan => ke Kertek => ke Wonosobo  =>  ke Kejajar => dan sampai di kawasan Dieng.


4. Jalur Akses Dari Magelang Ke Kawasan  Dieng.


Jalur akses dari kota Magelang ini bisa di katakan sebagai jalur akses ke kota Wonosobo yang paling  ramai.  Dengan mudah kamu akan menemukan angkutan umum bus untuk menuju ke kota Wonosobo, karena tersedia bus - bus reguler yang melayani trayek tersebut. 

Untuk informasi buat kamu bahwa bus terakhir dari kota Magelang ke kota Wonosobo kira-kira jam tujuh malam. Jarak tempuh kurang lebih 65 km dengan waktu tempuh kurang lebih selama 2 jam. Jalur akses bus yang di lalui adalah sebagai berikut :


Dari Magelang => ke Secang) => ke Temanggung => ke Parakan) => ke Kertek => ke Wonosobo  =>  ke Kejajar => sampai di kawasan Dieng.


5. Selain dari jalur akses perjalanan tersebut di atas, ada lagi satu rute alternatif ke kota Wonosobo dari kota Magelang yang dapat kita pilih, terutama untuk kamu yang ingin mempersingkat rute jalan dari  kawasan Candi Borobudur ke kota Wonosobo. Di sana kamu dapat menemukan bus dengan  trayek langsung dari Kawasan Candi Borobudur Magelang ke kota Wonosobo, namun bus-bus tersebut tidak sampai di kota Wonosobo, tetapi hanya sampai di Sapuran, salah satu Kecamatan di kabupaten Wonosobo. Dari Sapuran ke Wonosobo jaraknya sekitar 18 km dan di Sapuran sendiri banyak sekali tersedia angkutan yang siap melayani kamu ke kota Wonosobo. Jalur dari kawasan Borobudur-Wonosobo ini sering dijadikan sebagai alternatif travel Candi Borobudur  ke Wonosobo. 

Saya sendiri pernah melewati rute ini, setelah mengunjungi Candi Borobudur saya melanjutkan wisata di kawasan Dieng.  Jalannya sangat bagus, view pemandangannya juga sangat mempesona. Kamu bisa berhenti sejenak untuk menyempatkan photo - photo karena banyak spot photo yang sangat bagus dan instagramable. Dengan latar belakang gunung Sumbing dan gunung Sindoro yang sangat bagus. Tentu saja ini bisa di lakukan kalau kamu membawa kendaraan pribadi.



6. Jalur Akses Dari Yogyakarta Ke Kawasan Dieng.
Sebenarnya tidak ada jalur akses ke kawasan Dieng secara  langsung dari Yogyakarta menuju ke kota Wonosobo. Tetapi buat kamu yang berangkat dari Yogyakarta bisa menuju ke kawasan Dieng dengan cara naik angkutan umum. Kamu bisa berangkat dari terminal  bis Giwangan, atau dari terminal bis Jombor lalu naik bus jurusan kota Magelang dan  nanti kamu turun di terminal antar kota Magelang, lalu kamu bisa melanjutkan perjalanan ke kota Wonosobo dengan naik bus jurusan Magelang ke Wonosobo. dapat menuju ke Wonosobo. Total jarak perjalanan dari Yogyakarta kurang lebih 120 km dengan lama perjalanan skurang lebih 3,5 jam. Jalur atau rute yang di lalui  adalah sebagai berikut :

Dari Yogyakarta =>  ke Sleman => ke Tempel  => ke Magelang => ke Secang => ke Temanggung => ke Parakan => ke Kertek => ke Wonosobo  => ke Kejajar =>  sampai di kawasan Dieng.



7. Jalur Akses Dari Purwokerto Ke Kawasan Dieng.
Jalur akses dari kota Purwokerto ke kawasan Dieng adalah merupakan jalur yang padat dan ramai. Di Purwokerto sendiri tedapat banyak armada bus yang melayani trayek jalur ke kota Wonosobo dan kawasan Dieng ini. Karena ini adalah jalur yang ramai, maka dengan mudah kita dapat menemukan angkutan umum bus reguler yang datang dan pergi. Bahkan di rute ini kita juga dapat menemukan bus yang melayani trayek kota Purwokerto ke Semarang melewati kota Wonosobo. Jadi buat kamu yang berangkat dari arah kota Purwokerto tidak perlu khawatir akan hal ini. Untuk Jaraknya sendiri dari Purwokerto kurang lebih 120 km dan lama perjalanan kurang lebih 3 jam. Rute yang di lalui oleh bus tersebut sebagai berikut:

Dari Purwokerto => ke Sokaraja =>  ke Purbalingga => ke Bukateja => ke Klampok => ke Banjarnegara => ke Selomerto => ke Wonosobo  => ke Kejajar => dan sampai di kawasan Dieng.



8. Jalur Akses Dari Pekalongan dan Banjarnegara Ke Kawasan Dieng.
Jika kamu berangkat dari arah pantura kota Pekalongan maka kamu bisa melewati daerah Linggoasri =>  ke Paninggaran => ke Kalibening =>  ke Wanayasa => ke Batur dan akhirnya kamu akan sampai di kawasan Dieng. Ada satu hal yang perlu kamu perhatikan, jika memilih jalur akses ini adalah banyaknya tanjakan tinggi dan turunan tajam yang berkelok - kelok sehingga perlu kewaspadaan ekstra. Saran dari saya yang pernah lewat rute tersebut sebaiknya kamu melintasinya pada siang hari saja, karena pada malam hari selain sepi karena melewati hutan ,  dan jalanan yang berkabut, kondisi penerangan jalanpun kurang memadai sehingga cukup membahayakan. Terlebih jika terjadi gerimis yang membuat jalanan menjadi lebih licin. Tetapi ada value lebih jika kamu melintas pada siang hari karena anda akan mendapatkan pemandangan alam yang sangat mempesona. 

Alternatif lain buat kamu yang ingin naik angkutan umum dari kota Pekalongan maka kamu bisa naik angkutan bus kecil dengan jurusan Kalibening, lalu turun di pertigaan Wanayasa. Selanjutnya dari Wanayasa kamu berganti angkutan umum menuju ke arah Batur dan  turun di pasar Batur. Dari Batur kamu harus ganti lagi  naik bus kecil untuk melanjutkan menuju ke kawasan Dieng. Berikut adalah rute perjalanan dengan angkutan umum dari kota Pekalongan ke Dieng :

Dari Kajen => ke Linggoasri => ke Paninggaran => ke Kalibening =>  ke Wanayasa =>  ke Batur => dan sampai di kawasan Dieng.

9. Jalur Akses Dari Jabodetabek Ke Kawasan Dieng Dengan Angkutan Umum Antar Kota Antar Provinsi ( AKAP ).

Sumber:pinterest

Bagi kamu yang berangkat dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi tidak perlu khawatir karena banyak sekali pilihan armada bus yang melayani trayek ke kota Wonosobo. Kamu bisa mendapatkan bus tersebut di hampir semua terminal besar di wilayah Jabodetabek seperti : Terimal bus Pulo Gadung, terminal bus Kampung Rambutan, terminal bus kalideres, terminal bus Bekasi, terminal bus Lebak Bulus, terminal bus Poris plawad Tangerang, terminal bus pelabuhan Merak dan terminal bus Bogor. Total jarak yang di tempuh lumayan jauh yakni kurang lebih 520 km dari sekitar Jakarta. Keberangkatan bus dari Jakarta dan sekitarnya biasanya sore hari yakni sekitar pukul 16.00 wib dan akan sampai di kota Wonosobo menjelang fajar atau pagi hari.


Sumber:google.com

Demikianlah beberapa info tentang kawasan dataran tinggi Dieng dan beberapa alternatif jalur akses untuk menuju ke kawasan tersebut. Sebagian rute yang saya susun adalah berdasarkan pengalaman pribadi yang pernah melewati rute tersebut dan sebagian lagi adalah beberapa referensi dari berbagai sumber.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu dan tetap ikuti blog saya untuk mendapatkan informasi tentang Dieng  selanjutnya dan juga banyak destinasi wisata yang lainnya.



loading...

Post a Comment

0 Comments